Tunggu Sebentar...
Nuansa Islam

Wanita Mayoritas Penghuni Neraka

wanita muslimah, wanita

Kang Jee – Perempuan Mayoritas Penghuni Neraka

Rasulullah SAW bersabda

ورأيت النار فلم أركاليوم منظرا قط ورأيت أكثر أهلها النساء. قالوا: لم يا رسول الله؟ قال: بكفرهن بالله؟ قال: يكفزن العشير و يكفرن ألإحسان، لو أحسنت إلى إحداهن الدهر،ثمرأث منك شيئا قالت: مارأيت منك حيرا قط

“ Dan aku melihat neraka. Belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari ini. Dan aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita. Mereka bertanya: “Mengapa wanita menjadi mayoritas penghuni neraka ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Disebabkan kekufuran mereka.” Ada yang bertanya kepada beliau “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami mereka dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu, kemudian suatu saat ia melihat dirimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan dirimu’.” (HR. Bukhari no. 5197 dan Muslim no. 907).

Kufur yang dimaksud dalam hadist tersebut bukan keluar dari islam, namunseorang istri yang tak memenuhi kewajiban terhadap suaminya. Seorang istri yang tidak pernah mau bersyukur atas pemberian suaminya, bahkan ini yang jadi sifat wanita, jika ia tak di beri sekali saja dan dipenuhi keinginannya itu sang istri akan menggelari suaminya dengan gelarang suami yang pelit. Naudzubillah.

Adapun wanita shalihah yang taat kepada suaminya, ibadahnya rajin, menjaga kehormatannya, puasa di bulan ramadhan, maka masuklah ia ke syurga dari pntu manapun.

Rasulullah SAW bersabda

إذ صلت المرأة خمسها وصامت وشهرها وحفظت فرجها وأطاعت زوجها قيل لها، أدخلى الجنة من أي أبواب الجنة شئت.

“Jika seorang wanita selalu menjaga solatnya lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan ramadhan), serta menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka di katakana pada wanita yang memiliki sifat mulia ini “Masuklah engkau dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadist ini shahih).

Seorang wanita yang Allah ciptakan begitu istimewa, sifatnya yang lemah lembut, penyayang dan baik hati. Wanita shalihah mampu membuat bidadari di surga cemburu kepadanya, saat kehormatannya di jaga dan hanya ia simpan teruntuk suami tercinta.

Meski Rasul sudah mengatakan dalam hadistnya bahwasanya perempuan adalah mayoritas penghuni neraka, maka kita sebagai perempuan mari memperbaiki diri, mengubah takdir buruk itu menjadi takdir baik.

Wanita cukup berdiam diri di rumah, taat kepada suami ataupun orang tua bagi yang belum menikah, kewajiban tak pernah tinggal, maka pahalanya akan terus mengalir. Karna sejatinya wanita yang bekerja sebagai ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang mulia dan dicintai Allah.

Karena seorang wanita adalah madrasah bagi anak-anaknya kelak, penuntun bagi keturunan-keturunan di masa depan, seorang anak akan turun sifat dari ibunya. Jika ingin melihat bagimana anaknya, lihatlah siapa ibunya maka kau akan tahu bagaimana dia. Pendidikan tinggi seorang wanita bukan ingin menandingi lelaki, namun bagi generasi.

Tak ada yang sempurna di dunia ini, manusia adalah tempatnya dosa dan khilaf. Namun, seseorang yang ingin bertaubat dengan sungguh-sunggu Allah ampunkan. Semoga kita termasuk orang-orang shalih dan shalihah. Aaminnn Allahumma Aaaminnn…

Wallahu a’lam bisawab, dan kebenaran hanya milik Allah semata.

Putri Siria~